Belajar Bahasa Manggarai, Flores Indonesia

Kata dasar (NGO) dalam Bahasa Manggarai selalu ditambah dengan huruf abjab

D  H  K M  N  P  R  S  T  Y

(dibaca dehakamenpresty ) untuk menerangkan keterangan suatu maksud. Kata NGO tersebut selalu juga dibantu dengan dehakamenpresty. Lebih lengkap dapat dijabarkan, sebagai berikut:

Contoh katanya:
NGO: Pergi.
Kata ngo dalam Bahasa Indonesia artinya pergi. Dalam bahasa Inggris, kata pergi, dibagi dalam tiga bentuk waktu go, went, gone. Orang kedua tunggal ditambah dengan es/es. Misalnya, he goes to there, I go there.
Akan tetapi, dalam Bahasa Manggarai kata go/goes atau pergi ditambah dengan anak abjad untuk menenerangkan maksud tertentu tidak seperti dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang ditambah dengan kata bantu diri pertama tunggal, diri kedua tunggal, diri ketiga jamak seperti saya, dia, kita, mereka tetapi kata dasarnya cukup ditambah satu huruf abjad saja yang saya sebut sebagai dehakamenpresty.
Contoh kalimat:
Ngo nia ge?
Ngo nia ge? Sekarang kita pergi ke mana?Sekarang Anda/engkau pergi ke mana. Syntax ini adalah perkataan satu, dua atau beberapa orang bisa ditunjukkan kepada satu, dua atau beberapa orang. Kalimat bisa bentuk ajakan, mengajak, bisa menanyakan fokus pergi dari satu, dua atau beberapa orang tetapi sifat maksud pergi tersebut sangat umum sekali.
Contoh percakapan:
Melky                         : Ngo nia ge? Ke mana sekarang?
Marten                                    : Ngo wa ho’o e! Saya pergi ke bawah sana!
Marten & Vino           : Ngo wa ho’o ami e! Kami ke bawah sana!
 
Melky                         : Ngo nia meu ge? Kalian pergi ke mana?
Marten & Vino           : Ngo rocik haju wa ho’o e! Kami pergi mencari kayu ke bawah sana!
 
Ngo niad ge?
Ngo niad ge? Sekarang kita pergi ke mana? Sintaksis (syntax) ini adalah kalimat untuk mengajak seorang teman atau satu dua teman yang berdekatan/berjauhan per telpon, facebook, SMS. Bisa juga untuk mengajak massa yang begitu banyak. Jadi, yang mengajak di sini seseorang atau beberapa orang secara bersamaan atau berbeda waktu dari satu, dua atau beberapa orang.
Contoh percakapan:
Melky                         : Ngo niad ge? Kita ke mana sekarang?
Marten                                    : Ngo cumang hi naca dakud ta! Kita pergi ketemu pacarku!
Ngo niah ge?
Ngo niah ge? Engkau/Anda pergi ke mana sekarang? Syntax ini adalah perkataan yang dilakukan satu, dua atau beberapa orang yang ditunjukkan hanya kepada seseorang saja. Kalimat niah ge berarti subjek tersebut hanya satu orang saja. Dan, syntax ini menunjukkan sebuah fokus maksud pergi seseorang.
Contoh percakapan:
Melky                         : Ngo niah ge? Engkau pergi ke mana sekarang?
Marten                                    : Lako-lako kat e! Jalan-jalan saja!
 
Ngo niak ge?
Ngo niak ge? Saya disuruh pergi ke mana sekarang? Syntax ini adalah perkataan orang kedua tunggal dari sebuah percakapan karena penyuruhan atau perintah teman setingkat atau  atasan yang dikenahi marah dari bawahan. Syntax ini adalah perintah menyuruh orang lain untuk segera melakukan sesuatu.
Contoh percakapan:
Melky                         : Ngo niak ge? Saya diperintah ke mana sekarang?
Marten                                    : Ngo eta Keraeng Raja e! Pergi ke Raja!
Ngo niak ge ta?
Sedangkan,
Ngo niak ge ta! Saya pergi ke mana sekarang? Syntax ini adalah komunikasi intrapersonal, bisa dalam hati tetapi bisa diungkapkan kepada orang karena merasa kebingungan. Namun, terkadang tidak bermaksud untuk berbicara dengan orang lain. Kalimat ini semacam kalimat komunikasi interpersonal retoris. Alasannya ada kekurangan. Maka, dia menyuruh dirinya sendiri untuk pergi mencari sesuatu agar mendapat sesuatu atau sekedar anjangsana.
Contoh percakapan:
Melky                         : Ngo niak ge ta? Saya sekarang pergi ke mana?
Marten                                    : Aikm ta, asa neng le rum! Terserah Anda toh. Keputusan ada di tangan
                                      Anda?
 
Ngo niam ge?
Ngo niam ge? Kalian pergi ke mana sekarang? Syntax ini menunjukkan bahwa yang pergi itu banyak orang, lebih dari satu subjek.
Contoh percakapan:
Melky                         : Ngo niam ge? Kalian pergi ke mana sekarang?
Marten & Vino           : Aeh, ngo pekang ikang e! Aeh, kami pergi memancing ikan sekarang!
 
Ngo nian kat!
Ngo nian kat! Pergi ke mana saja. Syntax ini menunjukkan ketidakjelasan fokus maksud pergi. Kalimat ini adalah kalimat interdepensi/ketergantungan, tidak ada keharusan untuk jadi melakukan atau tidak. Kalimat ini bisa dipakai untuk satu, dua atau beberapa orang dan berlaku untuk diri pertama tunggal, diri kedua tunggal dan diri ketiga jamak. Kalimat ini dilakukan bisa berdasarkan instruksi, bisa saja tidak.
Contoh percakapan:
Melky                         : Co’oy ga, lako niad ge? Bagaimana sudah, jalan ke mana!
Marten                                    : Lako nian kat ta de! Jalan ke mana saja!
 
Melky                         : Nia ata diad hang so’o ge? Mana yang baik ini makanan?
Marten                                    : Pande nian kat ta de! Makan yang mana saja, terserah!
 
Melky                         : Co’os ge ta, cait manga ata toem te’ed nderu so’o e? Bagaimana sudah,
                                      di sini masih ada jeruk yang belum matang!
Marten                                    : Hang nian kat ta de! Makan yang mana saja!
 
Melky                         : Lonto niad ge? Kita duduk di mana?
Marten                                    : Nia-nian kat ta! Di mana saja!
 
Ngo niap ge?
Ngo niap ge? Sekarang kamu pergi ke mana? Sekarang kita pergi ke mana? Sekararang kalian pergi ke mana? Syntax ini adalah bentuk kalimat perintah dan diperintah, bertanya dan ditanya. Seseorang saya perintah atau saya diperintah oleh seseorang atau saya bertanya kepada seseorang atau seseorang bertanya (pergi) kepada saya.
Contoh percakapan:
Melky                         : Ngo niap ge? Saya pergi ke mana sekarang?
Marten                                    : Ngo wa Mbaru Wunut e! Ke Rumah Ijuk sekarang!
 
Melky                         : Ngo niap ge? Kita pergi ke mana sekarang?
Marten                                    : Ngo wa Mbaru Wubut de! Kita ke Rumah Wunut sekarang!
 
Melky                         : Ngo niap ge? Kamu pergi ke mana sekarang?
Marten                                    : Ngo kawe seng tadu lopa e! Pergi mencari uang tutupan!
 
Melky                         : Niap de haun ta? Mana kau punya?
Marten                                    : Ho’op dakun ta de? Ini saya punya!
 
Ngo niar ge?
Ngo niar ge? Sekarang kita pergi ke mana? Syntax ini sangat jelas karena merupakan kumpulan subjek pengajakan yang terdiri dari dua atau beberapa orang. Niar ge sangat jelas menunjukkan fokus maksud pergi dari satu atau lebih orang. Niar ge berarti yang diajak itu banyak orang. Fokus tempatnya tidak jelas karena fokus tempat pergi sudah tidak jelas. Tidak ada perjanjian pertemuan dengan subjek yang dijanjikan.
Contoh percakapan:
Melky             : Ngo niar ge? Sekarang kita pergi ke mana?
Marten                        : Ngo eta ho’od ta! Kita pergi ke atas sana!
Marten &Vino: Ngo ceak pake de! Pergi cari katak saja!
 
Melky             : Kawe niar ge? Kita cari di mana sudah?
Marten                        : Kawe lau ho’od de! Kita cara di bawah sana itu!
 
Ngo nias ge?
Ngo nias ge? Tadi mereka pergi ke mana? Sekarang bisa pergi ke mana. Syntax ini adalah kalimat pertanyaan dari satu, dua atau beberapa orang yang ditujukan kepada lebih dari satu orang. Jadi, hanya bermaksud menanyakan tujuan fokus maksud pergi mereka. Kalimat ini bisa barusan berlangsung atau sedang berlangsung.
Contoh percakapan:
Melky                         :Ngo nias ge? Tadi  mereka hendak pergi ke mana? Sekarang mereka mau
                                      pergi ke mana?
Marten                                    : Aik de, am ngo wa tokongs! Tidak tahu lagi mungkin mereka pergi ke
                                      pertokoan!
                                      Aik de, aram ngo wa tokong ise! Tidak tahu lagi mungkin mereka pergi
                                      ke toko.
 
Jadi, kata tokongs/tokong ise menunjukkan jamak, orang jamak, mereka.
 
Ngo niat te?
Ngo niat te? Syntax ini hampir sama dengan kalimat ngo niad ge hanya dia lebih tekan sedikit. Kalimat ini sering muncul karena ada suatu hal yang mesti dicari dan harus didapat karena ada kekurangan. Kalimat ini adalah kalimat ajakan permintaan keharusan. Kalimat ini juga muncul dalam keadaan emergency atau darurat. Misalnya, ada seseorang yang sakit lalu butuh sekantong darah. Dokter menyuruh agar segera mencarikan orang untuk didonor untuk mendapat sekantong darah, bila tidak seorang pasien tidak akan selamat. Karena itu, disebut kalimat ajakan permintaan keharusan. Dokter berkata: “Orang ini baru selamat hanya dengan sekantong darah!”.
Contoh percakapan:
Gumbang                    : Kawe niat te? Kita cari di mana?
Air                               : Kawe one sekola-sekola e! Cari di sekolah-sekolah!
 
Ngo niay ge?
Ngo niay ge? Dia tadi sudah pergi ke mana? Dia sekarang pergi ke mana? Syntax ini adalah perkataan dari satu, dua atau beberapa orang kepada seseorang atau lebih orang dengan maksud menanyakan fokus maksud pergi dari hanya seseorang saja yang sudah dan sedang dilakukan. Huruf y menunjukkan hanya diri satu orang, tunggal.
Contoh percakapan:
Melky                         : Ngo niay ge? Dia tadi sudah pergi ke mana? Dia sekarang pergi ke
                                      mana?
Marten                                    : Aikn ne, am ngo kawe kala rana leboy! Tidak tahu lagi, mungkin dia
                                      pergi mencari gadis cantik!
 
Selain itu, dalam Bahasa Manggarai, kata dasar NGO di atas setelah ditambah dengan kata NIA yang juga ditambah dengan dehakamenpresty maka akan menghasilkan bunyi dan maksud kata yang berbeda dengan subjek dan bentuk waktu yang berbeda dan sekaligus tujuan berbeda. Namun, kata NGO itu sendiri juga akan senantiasa ditambah dengan dehakamenpresty, seperti dijelaskan di bawah ini:
 
NGOP: Anda, kamu harus pergi sekaran!
Ngop menunjukkan diri pertama tunggal, diri kedua tunggal, dan diri ketiga jamak
Contoh kalimat:
Ngop ta de! Engkau pergi sudah!
Ngop meu ge! Kalian pergi sudah!
Ngop hiap ta! Dia pergi sudah!
 
NGOM: Kalian pergi sekarang!
Kata ini menunjukkan diri kedua tunggal dan diri ketiga jamak
Contoh kalimat:
Ngom ta de! Kamu harus pergi!
Toe ngom ko? Kamu tidak pergi?
Asi ngom me! Engkau jangan pergi!
Maram ngom me, ai co’om laku to’ong! Biarkanlah kalian pergi, aku tak peduli!
Ngom taung hau ta! Kau terus saja pergi ke sana!
 
NGOD: Kita (beberapa orang) pergi sekarang, pergi nanti.
Ngod menunjukkan diri pertama tunggal, diri kedua tunggal, dan diri ketiga jamak.
Contoh kalimat:
Ngod ta de! Bagaimana kita pergi sudah?
Toe ngod ko? Bagaimana kita tidak jadi pergi?
Diang po ngod de! Besok baru kita pergi!
 
NGOK: Aku (harus/akan) segera pergi sekarang, nanti.
Ngok menunjukkan diri pertama tunggal, yaitu aku , saya.
Contoh kalimat:
Ngok ge! Saya pergi sudah! Saya pergi sekarang!
To’ong po ngok e! Sebentar baru saya pergi!
Diang po ngok e! Besok baru saya pergi!
 
NGOH: Kau (harus) segera pergi.
Ngoh menunjukkan diri kedua tunggal.
Contoh kalimat:
Ngoh ge! Kau pergi sudah! Kalimat ini menyuruh seseorang untuk lekas pergi.
Ngoh ge ta! Kau pergi sudah! Kalimat ini bersifat pressure karena menyuruh pergi seseorang dengan paksa.
 
NGOR: Kita (bersama) harus segera pergi sekarang, nanti.
Ngor menunjukkan diri pertama tunggal, diri kedua tunggal, dan diri ketiga jamak.
Ngor bisa berupa ajakan.
Contoh kalimat:
Ngor ge ta de! Ayo mari kita pergi sekarang!
 
NGOS: Mereka sudah pergi!
Ngos menunjukkan diri ketiga jamak.
Contoh kalimat:
Ngos ge! Mereka barusan pergi!
Ngos bo ge! Mereka tadi sudah pergi!
 
NGOT: Kita harus sudah segera pergi.
Ngot menunjukkan diri pertama tunggal, diri kedua tunggal, dan diri ketiga jamak.
Contoh kalimat:
Ngot ge! Ayo, sekarang kita pergi. Kalimat ini menunjukkan kememangan sekarang.
 
NGOY: Dia barusan/sudah lama pergi.
Ngoy menunjukkan diri kedua tunggal, yaitu dia. Kalimat ini menunjukkan aktivitas kepergian yang sudah sedang terjadi, sedang terjadi dan sudah terjadi.
Contoh kalimat:
Ngoy bo ge! Tadi dia barusan pergi!
Ngoy one pisa ge! Dia sudah lama pergi! Sudah lama dia pergi.
Ngoy ge/gi! Dia barusan pergi!

<

p>Catatan: Ruang baca ini ditulis oleh Melky Pantur  di Goro-Ruteng, Rabu (24/7/2013). Dipostkan kembali oleh Putracongkasae. http://mediainspirasi-online.com/?q=Structure%2C%20Grammar%20dan%20Tense%20dalam%20Bahasa%20Manggarai

Advertisements

32 thoughts on “Belajar Bahasa Manggarai, Flores Indonesia

    1. @ novie, bahasa Flores itu terdiri dari sekian banyak bahasa daerah dan bahsa manggarai itu salah satunya. Jadi pertanyaan kamu dalam bahsa manggarai adalah kira kira seperti ini: Lagi apa kamu sekarang=reme pande apa ite? udah makan apa belum=poli hang ko toe di?

  1. Kalo bahasa manggarai nya (karena setelah kau hadir dan membuat ku nyaman aku tak pernah tertarik pada siapapun selain kamu) itu apa bahasa manggarai nya mohon bantu yaa

  2. Bantu saya, saya ingin mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN untuk sahabat manggaraiku. Apa bahasa manggarainya selamat ulabg tahun. Tks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s