Kristal-Kristal Nusantara

oleh

Gerard N Bibang

jika engkau bertanya seperti apakah nusantaraku
jawabku: ia adalah jelmaan Roh Tuhan
sehingga aku membuatkan sebuah puisi untuknya
yang membuat aku merasa bahagia
yang selalu membuka ruang hingga aku tiba pada keluasan cakrawala kemungkinan
dan kokoh menjadi satu di antara keberagaman

nusantaraku adalah puisi
dengannya aku meniti jalan menuju jati-diri

ia adalah sembayang
yang penuh kemerdekaan
yang membuatku mampu menjalani hidup dengan sikap kristal:
kerjakan yang baik di mana pun dengan apa dan siapa pun
dipacu rasa syukur dengan sangka baik terhadap hari esok
sehingga kemarin masih kita sangka
hari ini menjadi doa dan besok menjelma fakta

jika engkau bertanya dengan cara apa nusantaraku membuat anak-anaknya bahagia
jawabku: dengan jalan puisi
ialah jalan yang memberikan keikhlasan
kepada apa pun yang TUHAN lakukan
yang menegaskan manusia menjadi manusia justru dalam keberagamannya
bahwa bukan demagogi dengan hantu PKI-lah yang paling penting
melainkan bahaya besar kita adalah korupsi

ialah jalan puisi jua
yang mengantarkan anak-anak nusantara tiba pada puncak kemerdekaan
ialah pengetahuan tentang batas
bukan asal omong sembarangan sok ilmiah tanpa etika
di jalan-jalan atau di rumah ibadat
pake toa atau tanpa pembesar suara
bukan meyakini kebenaran atas dasar mayoritas dan minoritas
bukan menganut mayoritas berteriak berarti paling benar
sebesar apa salah sangkaku terhadap kemerdekaan dan kebebasan
sebesar itu pula kehancuran dan kematian menghentikan langkahku
sejauh mana kebodohan dan kebutaanku terhadap ukuran dan batas
sejauh itu pula usia kebudayaan dan peradabanku

jika engkau bertanya apakah anak-anak nusantara sudah benar-benar merdeka
jawabku: belum sepenuhnya
karena mereka masih gemar membikin ‘siapa tahu ‘dan ‘kalau-kalau’ menjadi makanan yang menyenangkan perut dan hati
dan mampu tertawa dalam kesengsaraan
serta hidup stabil dalam ketidakjelasan nilai
yang masih menyerahkan kepada angin mana yang baik dan buruk
yang menganggap baik buruk tidak terlalu penting
benar salah tidak terlalu utama
setan bisa dimalaikatkan dan malaikat pun bisa disetankan
koruptor dipuji-puji sebagai pahlawan
dan pahlawan yang tergeletak dalam kubur dijadikan jasad hampa

jika engkau bertanya lagi siapakah manusia merdeka
sehingga orang sulit untuk mendapatkannya
ialah orang yang selalu menyangka bahwa dunia adalah satu hal
sementara akhirat adalah lain hal
bahwa sesudah dunia, ada akhirat
bahwa hidup yang ia jalani adalah dunia
bahwa ia tidak pernah mempelajari dunia dan akhirat sebagai sebuah kesatuan
bahwa ia sekarang sedang melangkahkan kaki antara sebelum dan sesudah
dan tidak pernah bersentuhan dengan kayakinan
bahwa semuanya ini sesungguhnya adalah sekarang

maka kepada engkau,
inilah maklumatku:

anak nusantara sejati
ialah orang yang berumah di atas puisi
yang melakoni hidupnya dengan sikap kristal
satu dan indah dalam keberagaman

(gnb: jkt:senin:25.9.2017: puisi ini ditulis untuk Puncak Acara Hari Puisi Indonesia 2017, Taman Ismail Marzuki, Jakarta:1-4 Oktober 2017)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s